Results for TEKNOLOGI

DERITA NASIB PARA PETANI TRADISIONAL YANG TERHIMPIT TEKANAN SEBUAH KEMAJUAN TEKNOLOGI JAMAN.

10:19
 Petani Tradisional.

Halo pembaca setia , pernahkah terfikir oleh kita bahwa mengolah lahan sekarang tak membutuhkan waktu yang lama?tak sampai satu hari semua selesai tuntas bahkan lahan sudah dibentuk gunungan atau guludan bahkan berikut plastik mulsa juga sudah terpasang? Dijaman serba canggih seperti sekarang ini lebih mengutamakan efesiensi waktu dan tenaga, dinegara-negara berkembang para petani masih banyak menggunakan hewan ternak untuk mengolah lahan perladangan juga lahan sawah,menurut patani cara itu selain efesien juga lebih baik daripada harus mencangkul, mesin-mesin pembajak lahan atau sawah juga hanya sebagian orang yang memakai dan pemakaian juga biasanya sewa atau kolektife dengan sistem cara membayar bersama-sama.

Cara berfikir pertanian negara indonesia masih menggunakan sistem tradisional  karena sudah jadi tradisi turun menurun jadi agak sulit untuk memberikan arahan,sebagian besar para petani enggan membeli mesin untuk membajak lahan karena pertimbangan yang sangat besar mengenai biaya pembelian mesin dan pemerintah sebenarnya juga sudah merangsang petani dengan memberikan mesin-mesin gratis kepada para kelompok tani tujuannya agar para petani bisa lebih ringan waktu dan tenaganya dalam pertanian dan tujuan utamanya adalah agar para petani bisa merubah cara tani tradisional dengan cara tani moderen.

Petani Modern


Faktor-faktor para petani kita yangg masih bersifat tradisional ini adalah kurangnya keterbukaan mereka terhadap hal-hal baru karena yang memjadikan acuan selalu masalah finansial ,menurut sebagian pandangan para petani jika menggunakan hewan ternak sebagai pembantu mengolah lahan selain tak mengeluarkan modal hewan-hewan ternak itu juga bisa dijual untuk menghasilkan uang dari pada menggunakan mesin yang suatu saat rusak dan mati dan menurut mereka dengan cara tradisional mereka tetap bisa memenuhi kebutuhan  hidup untuk keluarga, para penyuluh dari pemerintah pertanianpun juga tak henti melakukan pertemuan langsung dengan para petani guna melakukan penyuluhan-penyuluhan disetiap kelompok tani ini tetapi juga masih kurang maksimal dan mereka tetap kembali dengan cara tradisional.

Seandainya para petani kita bisa sedikit lebih membuka diri terhadap hal-hal baru dengan teknologi moderen dan petani mau belajar dan melihat negara-negara maju yang pertaniannya sungguh melimpah hasil pertaniannya pasti para petani kita akan mampu bersaing,yang kita kawatirkan sekarang adalah kebutuhan manusia yang semakin besar tetapi negara kita takk mampu memenuhi dan ahirnya banyak bahan pokok makanan dan lain-lain didatangkan dari luar dan ahirnya tak banyak orang mau membeli hasil pertanian kita dengan alasan lebih mahal dan kurang mutunya, sangat memprihatinkan sebenernya kondisi negara kita ini terutama masalah pangan ini,jika para petani dinegara kita ini tak bisa terus bersaing ataupun memenuhi kebutuhan pangan negara ini pasti akan jadi negara konsumtive bukan negara produsktive, devisa negara kita yang terus menurun karena hasil pertanian kita tak maksimal dimamfaatkan tapi lebih memilih produk pertanian dari negara lain.

Suhu politik negara kita yang kurang baik menambah tekanan juga kepada para investor-investor dalam negri ini untuk mengembangkan pertanian,kebijakan kebijakan yang yang terkadang tak pro dengan rakyat kecil menambah beban para petani kita juga,pupuk pupuk subsidi  yang yang terkadang sulit didapatkan dan sering terjadi kekosongan pupuk ahirnya para petanipun menunda pekerjaannya dalam pertanian , semoga pemerintah khususnya pemerintah pertanian kita bisa terus memberikan masukan dan arahan dengan dikirimkannya tenaga-tenaga penyuluh pertanian yang lebih profesional guna memberikan semangat kepada para petani kita dengan memberikan informasi-informasi terbaru tentang teknologi pertanian ini.

Jika kesadaran para petani kita dalam hal teknologi ini sudah besar pastilah tidak sedikit para petani lain yang akan mengikuti jejak keberhasilan dari para petani yang sudah maju,sebenarnya yang lebih menekan petani itu adalah harga jual dari pertanian yang mereka olah yang selalu simpang siur dan naik turun harga jual hasil panen walau harga pokokpun sudah ditetapkan tapi tetap saja harga jual hasil panen ini lebih murah kadang justru tak terjual karena merugi, para tengkulak terkadang masih memainkan harga didaerah tempat tinggal para petani ini dan para petani tentu akan sulit juga dalam pemasaran jika tidak adanya tengkulak ini walau terpaksa menjual dengan harga yang tengkulak berikan, sungguh mengenaskan sebenarnya para petani kita ini mereka sudah mengeluarkan biaya juga tenaga tapi terkadang tak sebanding dengan apa yang mereka harapkan sedangkan mereka yang punya uang dengan mudahnya menentukan harga demi keuntungan pribadi mereka sendiri tanpa memikirkan apa yang sudah para petani lakukan.

Semoga coretan ini mampu menggelitik pemerintah kita untuk terus meningkatkan daya beli hasil pertanian kita dan mempersempit para tengkulak yang nakal ini dan semoga pemerintah kita bisa belajar dari negara jepang khususnya dalam menentukan kebijakan harga dipasar dan memberikan tempat para petani untuk melimpahkan hasil panennya kepasar dengan harga yang sudah ditetapkan dan disepakati antara pasar dengan para petani kita.

" SEMANGATLAH PARA PEJUANG PANGANKU SUATU HARI NANTI KITA PASTI BISA MENGEMBALIKAN KEJAYAAN PANGAN KITA ".

Sampai bertemu lagi dengan artikel selanjutanya semoga bermamfaat.
DERITA NASIB PARA PETANI TRADISIONAL YANG TERHIMPIT TEKANAN SEBUAH KEMAJUAN TEKNOLOGI JAMAN. DERITA NASIB PARA PETANI TRADISIONAL YANG TERHIMPIT TEKANAN SEBUAH KEMAJUAN TEKNOLOGI JAMAN. Reviewed by Faizeta on 10:19 Rating: 5

TERNYATA SEPERTI INI PEMBUATAN PUPUK ORGANIK CAIR

22:10

Gambar Pembuatan Pupuk Cair - sumber Jempolkaki.com 

Pembaca setia blog  apa kabarnya semoga masih tetap setia bersama kami, Mendengar kalimat pupuk cair pasti tak asing karena jujur saja aplikasi ini sebenarnya teori jaman petani dulu yang sekarang banyak petani baru tinggalkan padahal jaman dahulu pertanian begitu subur dan tak banyak penyakit-penyakit baru seperti sekarang ini, bahkan bakteri-bakteri baik pendukung kesuburan tanah pun sekarang ini sudah sangat sulit bertahan diarea lahan yang sudah terlalu banyak kontaminasi pupuk kimia, struktur tanah banyak yang rusak dan ekosistem juga sudah banyak terputus jadi banyak sekali ketidak sinambungan kinerja alami alam bekerja

Petani kita dahulu jika setelah panen padi sisa-sisa sekam padi dibiarkan lama membusuk terendam  di area lahan dan petani mencampurkan kotoran-kotoran ternak nya untuk dijadikan pupuk alami dan merka tak pernah kesulitan atau bingung dengan masalah pupuk karena semua kebutuhan pupuk dan unsur tanahnya masih baik dan tercukupi dari cara para petani menggunakan metode itu , setelah terendam para petani membajaknya agar tanah  teraduk sempurna semua unsur-unsur organik yang tercipta dari sekam padi dan kotoran hewan tersebut. 
Sekarang karena petani hanya mengejar waktu untuk menanam hingga cara-cara praktis lebih banyak dipilih ketimbang metode alami yang sudah-sudah, petani sekarang ini lebih banyak menggunakan pupuk kimia yang lebih mudah untuk dipakai padahal dengan menggunakan pupuk kimia sudah pasti modal harus dikeluarkan lebih besar,belum bibit juga untuk membayar tenaga atau sewa mesin.

Ternyata jika kita bisa menelaah kembali kejaman petani kita dulu mereka cenderung memikirkan untuk kedepannya agar mereka bisa bertanam lagi dengan aman dan mendapat hasil yang yang selalu baik, mereka tidak menghancurkan ekosistem yang ada jadi hama seperti tikus pun tak banyak menyerang seperti sekarang ini,Ular-ular disawah ditangkap dan dijual sebagai komsumsi atau dijadikan kerajinan kerajinan kulit, padahal predator pemakan tikus ini jika masih banyak di habitatnya mampu megurangi hama tikus dan petani tidak begitu resah dengan masalah tikus ini.

Sebenarnya dari penjelasan diatas tadi adalah sebuah pelajaran berharga bagi kita bahwa membuat sesuatu atau mengurangi sesuatu pasti akan tetap berdampak baik dan buruknya pasti kita harus tetap memikirkannya, Kembali kita bahas pada inti artikel kita semua konsep yang petani kita dulu pakai adalah menggunakan pupuk alami yaitu kotoran hewan nah sekarang kita akan membuat cara yang hampir sama dengan metode petani jaman dulu tetapi kita buat yang lebih praktis yaitu dengan membuat pupuk menjadi bentuk cairan, dengan bentuk cairan akan lebih memudahkan penyerapan ketanaman dan hasilnya pertumbuhan dengan cara pupuk cair ini sangat luar biasa suburnya, daun begitu lebat dan batang juga kuat bahkan untuk tanaman buah hasilnya jauh lebih lebat berbuahnya yang pasti dengan pupuk cair ini kita mengembalikan sistem kekebalan tubuh alami tanaman terhadap penyakit.

Pembuatan pupuk cair ini tak begitu sulit dalam pembuatanya dan tak banyak menggunakan biaya yang begitu besar tapi mamafaatnya jauh lebih besar serta daya jual yang tinggi karena saat ini gaya hidup manusia pun serba organik yaitu mencari bahan pangan pokok  yang dihasilkan dari sistem tanam organik ( tanpa bahan kima atau Non kimia ) karena kesadaran masyarakat sekarang sudah sangat tinggi untuk kembali hidup sehat dengan cara organik, mereka sadar dari berbagai penyakit-penyakit baru yang timbul dari bahan-bahan kimia tersebut merusak kesehatan manusia.Sekarang  kita coba untuk menggali lebih dalam cara pembuatan pupuk cair ini, berikut penjelasanya:

s
 source youtube-Nani Ariani

CARA PEMBUATAN PUPUK CAIR
  1. Yang pertama harus disiapkan adalah NIAT karena dengan Niat pasti akan  terwujud sebuah hasil yang baik dan sukses.
  2. Berikutnya yang harus disipakan adalah kotoran hewan ternak bisa dari kotoran sapi,kambing atau kotoran ayam dan hewan ternak lainya.
  3. Sekam padi atau sampah rumah tangga.
  4. Cairan MP4 , Cairan untuk membantu pembusukan.
  5. Tong Plastik Atau drum besi atau dengan membuat bak kusus yang pasti harus ada penutupnya.
  6. Bahan terahir Air , guna air ini untuk bahan pencampur.
BACA JUGA : MEMBUAT PUPUK KOMPOS DARI MERANG DARI KOTORAN AYAM.

Gambar proses pupuk cair by Jempolkaki.com

Setelah semua bahan terkumpul tadi jangan lupa membuat lubang pada bak atau tong plastik ini gunanya untuk mengeluarkan hasil fermentasi dari bahan-bahan pupuk tadi.
Semua bahan-bahan tadi dimasukkan kedalam tong penampung tadi kemudian masukkan cairan mp4 tadi sesuai takaran  kemudian tambahkan air secukupnya dikira-kira dilihat dari ukuran bak untuk penampungnya setelah itu ditutup rapat selama kurang lebih 15 hari setelah itu cairan dikeluarkan dari lubang dibawahnya, untuk satu liter bisa dicampurkan 10liter air baru digunakan untuk memupuk, caranya dengan disemprotkan pada daun atau dituangkan di dekat akar.

Demikian penjelasan sederhana dari kami semoga bermamfaat.
TERNYATA SEPERTI INI PEMBUATAN PUPUK ORGANIK CAIR TERNYATA SEPERTI INI PEMBUATAN PUPUK ORGANIK CAIR Reviewed by Faizeta on 22:10 Rating: 5

KENAPA PERTANIAN DI JEPANG LEBIH MAJU INI ALASANNYA

13:20
Gambar~Mesin Besar Untuk Pemanenan.

Halo pembaca setia Coretan Petani, Siapa yang tak mengenal orang jepang didunia ini ? mereka dikenal pekerja yang sangat disiplin dan sangat pekerja keras,dengan populasi penduduk yang lumayan padat dengan luas negara yang tak luas mereka memamfaatkan sumberdaya manusianya untuk mengembangkan riset dan teknologi-teknologi moderen,jepang sangat terkenal dengan industri mesin otomotifnya ,dari mesin roda dua  hingga mobil dan kendaraan-kendaraan berat mereka ciptakan dan tersebar diseluruh negara didunia, Tapi satu hal yang harus kita fahami bahwa masyarakat jepang pada umumnya mereka dahulunya adalah petani dan pelaut, karena mereka sangat sadar akan kebutuhan pangan tersebut dan mereka berfikir bahwa dengan teknologi mereka akan lebih cepat dalam mengelola lahan pertanian dan hasil penangkapan ikan di laut,berbagai macam teknologi alat-alat pertanian dan peralatan laut mereka ciptakan semuanya untuk mendukung kinerja mereka agar maksimal dan efesiensi waktu,dengan dibantu tenaga mesin otomatis penghematan tenaga manusia, mesin tak akan kenal lelah dan dapat mengerjakan apapun dengan perintah manusia lewat perangkat mesin.kita asumsikan jika kita menggunakan ratusan tenaga tani untuk menanam atau memanen hasil pertanian dibutuhkan waktu juga tenaga yang besar juga biaya yang tak sedikit tapi jika hanya menggunakan beberapa manusia hanya untuk pengendali mesin dan pengawas mereka bisa mengerjakan dengan waktu yang sangat cepat dan praktis.

 

  Video source youtube

Gambar~Mesin Penanam Padi

Pada pemerintah jepang memang menerapkan sistem pertanian yang luar biasa karena setiap keluarga petani dijepang diberikan kebijakan kepemilikan lahan tanah pertanian yaitu perluasan lahan setiap 4 hektarnya menjadi 15 sampai 20 Hektare kebijakan ini bernama FARM SIZE EXPANSION.

Bukan hanya itu saja Pemerintah jepang sangat perhatian dengan pertanian dengan begitu para petani juga merasa diperhatikan dan otomatis merekapun mengikuti kebijakan pemerintah jepang dengan mengikuti aturan tanam sesuai  kebutuhan pasar dan mereka tidak akan menanam tanaman lain yang tidak diatur dari aturan pasar dan pasar pasti menerima berapapun hasil yang diserahkan dengan harga yang sudah ditetapkan pasar, tidak seperti petani indonesia yang belum tertata hingga ahirnya mereka menanam yang tak dibutuhkan langsung ahirnya penumpukan hasil panen dan mendapatkan harga yang sangat murah dan ahirnya membuat petani jadi jera untuk bertanam karena tak mendapatkan hasil yang sesuai harapan.

Dijepang tak ada istilah rugi dalam penjualan hasil pertanian karena pemerintah dan petani sudah sepakat mengenai harga dan jika tengkulak ingin membeli harus lebih tinggi dari harga ketetapan dari pemerintah,maka para petani dijepang tak pernah dipermainkan oleh tengkulak
Sistem dikekelurgaan dijepang juga sangat berbeda dengan indonesia di jepang hanya seorang anak yang bisa mewariskan tanah itupun anak yang yang betul-betul anak terpilih yang bisa meneruskan warisan tanah pertanian ini dan anak-anak yang lain mendapatkan diluar lahan tanah pertanian,untuk setiap petani dijepang rata-rata memiliki 7 hingga 10 hektar lahan pertanian jadi bisa dipastikan ketahanan pangan mereka akan sangat kuat.

 BACA JUGA :  BERTANAM APA DIBULAN JULI UNTUK PERSIAPAN HARGA TERBAIK DIBULAN OKTOBER HINGGA DESEMBER NANTI

Masyarakat jepang yang terkenal memiliki etos kerja yang baik mereka tidak istirahat jika belum waktunya atau sudah pada waktu jam kerja selesai dan tidak ada yang mangkir dari pekerjaan kecuali benar-benar sakit, mereka bekerja dimulai dari dari 02.00 dini hari hingga pukul 12.00 setelah itu mereka pulang kalaupun akan bekerja lagi mereka akan kembali bekerja dan dihitung sebagai lembur dan mendapatkan upah dari lemburnya.

Semoga masyarakat indonesia bisa menerapkan apa yang negara jepang lakukan agar bisa mewujudkan indonesia yang kuat akan bahan pangan dan hasil pertanian,semua ini akan terwujud juga apabila pemerintah kita benar-benar serius membantu peningkatan para petani dengan mengirimkan tenaga penyuluh yang handal dan membuat patokan harga standar dari penjualan para petani serta menertibkan oknum-oknum tengkulak yang merugikan para petani.


Sekian semoga bermamfaat,sampai bertemu kembali dengan artikel-artikel selanjutnya.

 

KENAPA PERTANIAN DI JEPANG LEBIH MAJU INI ALASANNYA KENAPA PERTANIAN DI JEPANG LEBIH MAJU INI ALASANNYA Reviewed by Faizeta on 13:20 Rating: 5

MEMBUAT PUPUK KOMPOS DARI MERANG DARI KOTORAN AYAM.

00:38
Gambar-Kompos.

Coretan Petani - Pupuk kompos atau pupuk organik merupakan pupuk yang sangat baik dan alami sifatnya karena tidak menggunakan bahan kimia tetapi dari hasil proses alami pembusukan.
Perbedaan dalam pertumbuhanpun sangat signifikan terutama dalam penghematan biaya tanam, karena pembuatannya yang membutuhkan waktu itulah para petani kadang lebih memilih pupuk jadi atau pupuk kimia,padahal jika para petani bisa memamfaatkan limbah kulit padi atau sekam dari sisa penggilingan beras biayanya tak terlalu mahal mengingat harga tanaman yang menggunakan pupuk non kimia lebih tinggi harga jualnya dipasaran, sekarang ini para konsumen lebih memilih komsumsi sayuran bebas kimia atau organik karena lebih memikirkan kesehatan, tapi pola sekarang petani justru meninggalkan pola pola pemupukan lama yaitu dengan kompos atau kotoran hewan, Dinegara Maju seperti cina bahkan lebih memilih pupuk yang berasal dari kotoran hewan dan kompos karena tingkat keamanan kesehatan benar-benar terjamin, dan hasil dari panennya juga luarbiasa melimpah dan jarang sekali terkena penyakit.

Banyak kita lihat menumpuknya sampah-sampah yang terbengkalai bahkan mengganggu pandangan mata dan mengganggu pernafasan tapi masyarakat hanya diam saja padahal jika mereka bisa memamfaatkan dengan benar bukankah bisa jadi sumber penghasilan juga.

Pembuatan kompos ini sebenarnya sangat sederhana dan simpel cara pembuatannya hanya dibutuhkan kesabaran dalam proses pembuatan pupuknya karena membutuhkan proses pembusukan yang sempurna.
Sebelum kita mulai membuat pupuk kompos ini mari kita siapkan beberapa bahan-bahannya :
  • Plastik polybag Ukuran Besar/Jumbo.
  • Sarung Tangan.
  • Cairan MP4 (bisa didapat ditoko-toko pertanian).
  • Sekam/kulit Padi.
  • Kotoran Unggas atau Kotoran Sapi bisa juga Kotoran Kambing (yang telah kering).
Cara Membuatnya :

Kotoran hewan/unggas tadi dicampur sekam/kulit padi lalu disiram cairan MP4 dan ditambah sedikit air kemudian diaduk biar tercampur merata kemudian kita masukkan kedalam Plastik Polybag besar tadi kemudian ikat kencang agar udara tak masuk karena proses pembusukan haruslah lembab untuk membantu pengurai pembusuk bekerja optimal, Lalu kita simpan kurang lebih 15 hari baru kita buka dan biarkan diangin anginkan, Baru bisa digunakan untuk pemupukan.

Catatan :
Untuk media polybag bisa diganti Bak Semen atau Drum Jika ada yang terpenting harus tertutup rapat.
Demikian cara pembuatan pupuk kompos tadi semoga bermamfaat.

**Sumber: Wikipedia dan Buku-Buku Pertanian Tentang Pembuatan Kompos,Cetakan Erlangga.

MEMBUAT PUPUK KOMPOS DARI MERANG DARI KOTORAN AYAM. MEMBUAT PUPUK KOMPOS DARI MERANG DARI KOTORAN AYAM. Reviewed by Faizeta on 00:38 Rating: 5
Hosting Unlimited Indonesia
Powered by Blogger.